Saturday, August 27, 2016

Cara Membuat Karya Dari Bahan Kayu (Signet, Gantungan Kunci & Figura Foto Tanpa Sambungan)


Kali ini saya akan Membahas tentang Cara / Langkah Langkah untuk Membuat Benda Fungsional Dua Dimensi, Langsung saja Simak Caranya.

Gantungan Kunci Gantungan  kunci adalah benda yang biasa digantungkan pada kunci, baik kunci rumah, kunci motor, kunci mobil dan sebagainya. Gantungan kunci berfungsi untuk menghias dan  penanda agar mudah ditemukan saat hilang. Mengingat kunci sering disimpan dalam saku maka gantungan kunci hendaknya memenuhi syarat, antara lain : ukuran kecil dan tidak memiliki sudut yang  tajam.






Langkah Kerja

  • Membuat / menentukan disan gambar
  • Menyiapkan bahan dan alat
  • Memindah disain pada bahan
  • Memotong bahan sesuai disain / gambar
  • Membentuk
  • Menghaluskan
Membuat / menentukan gambar rencana
Langkah awal  proses pembuatan barang adalah  membuat / menentukan gambar rencana atau disain. Pilih salah satu disain gantungan kunci dibawah ini atau bila belun ada yang cocok buatlah  sendiri.

Menyiapkan Bahan dan Alat
Bahan  :  papan kayu  mahoni, wadang atau sono  ukuran  1 cm x 10cm x 10 cm.
Alat      :  pencil, scroll saw, bor, cutter/ pahat, amplas, ring gantungan kunci.

Memindahkan Gambar pada Bahan
Memindah gambar disain dapat dilakukan antara lain dengan :
Menjiplak gambar dengan kertas tipis lalu ditempel pada bahan
Mengcopy gambar lalu ditempel pada bahan.

Memotong bahan sesuai gambar disain
Bahan yang telah bergambar dipotong menggunakan gergaji triplek atau scroll saw.

Membentuk
Setelah bahan dipotong sesuai gambar disain, bahan dibentuk menggunakan cutter, pisau raut atau pahat kayu sesuai model / contoh.

Menghaluskan karya
Bahan yang dibentuk sesuai contoh atau kreasi siswa dihaluskan dengan menggunakan amplas

Keselamatan  kerja

Agar terhindar dari kecelakaan kerja , maka perlu perhatikan hal-hal berikut ini:


  • Pakailah pakaian kerja
  • Gunakan alat sesuai fungsinya
  • Pakailah masker debu saat mengamplas
  • Jangan bekerja sambil bermain
Finishing
Untuk finishing karya perhatikan uraian yang membahas finishing pada Bab III tentang finishing.


Membuat Signet
Signet adalah tulisan singkat berisi nama tempat, nama orang , slogan atau lainnya yang ditempel pada tempat-tempat strategis sesuai bunyi / isinya. Signet dibuat dari bermacam bahan, bisa dari plat logam, polybret atau MDF dan bahan lain.

Langkah Kerja
  1. Membuat / menentukan disan gambar
  2. Menyiapkan bahan dan alat
  3. Memindah disain pada bahan
  4. Memotong bahan sesuai disain / gambar
  5. Menghaluskan
  6. Merangkai
Membuat / menentukan gambar rencana
Langkah awal  proses pembuatan barang adalah  membuat / menentukan gambar rencana atau disain. Pilih salah satu disain gantungan kunci dibawah ini atau bila belun ada yang cocok buatlah  sendiri.

Menyiapkan Bahan dan Alat
Bahan  :  MDF 3mm dan 5 mm, lem kayu / lem kuning.
Alat      : pencil, scroll saw, bor, cutter/ pahat dan  amplas.

Memindahkan Gambar pada Bahan
Memindah gambar disain dapat dilakukan antara lain dengan :
Menjiplak gambar dengan kertas tipis lalu ditempel pada bahan
Mengcopy gambar lalu ditempel pada bahan.

Memotong bahan sesuai gambar disain

Bahan yang telah bergambar dipotong menggunakan gergaji triplek atau scroll saw.

Menghaluskan / merapikan potongan
Setelah bahan dipotong sesuai gambar disain, hasil potongan dihaluskan sebelum dirangakai terutama huruf-hurufnya. Gunakan kertas gosok ukuran 400 .

Merangkai
Hasil potongan yang telah dihaluskan dirangakai pada dasaran yang telah disiapkan sesuai  rancangan awal. Huruf-huruf dirangaki dengan menggunakan lem kayu . Setelah dirangkai , hasil rangkaian dikeringkan.

Finishing
Untuk finishing karya perhatikan uraian yang membahas finishing pada Bab III tentang finishing.

Keselamatan  kerja
Agar terhindar dari kecelakaan kerja , maka perlu perhatikan hal-hal berikut ini:
Pakailah pakaian kerja
Gunakan alat sesuai fungsinya
Pakailah masker debu saat mengamplas
Jangan bekerja sambil bermain


Membuat Pigura Foto tanpa Sambungan
Pigura foto tanpa sambungan adalah  benda tempat memajang foto yang terbuat dari papan kayu yang lebar .  Papan dipotong , dilubang dan dibentuk memenuhi persyaratan minimal agar dapat digunakan untuk memajang foto dan tampil memperindah foto yang dipajang.

Langkah Kerja


  • Membuat / menentukan disan gambar
  • Menyiapkan bahan dan alat
  • Memindah disain pada bahan
  • Memotong bahan sesuai disain / gambar
  • Membuat nat tempat kaca dan fofo
  • Membuat penutup / blok.
  • Merangkai

Membuat / menentukan gambar rencana
Langkah awal  proses pembuatan barang adalah  membuat / menentukan gambar rencana atau disain. Pilih salah satu disain gantungan kunci dibawah ini atau bila belun ada yang cocok buatlah  sendiri.

Menyiapkan Bahan dan Alat

Bahan  :  MDF 3mm dan 5 mm, lem kayu / lem kuning.
Alat      : pencil, scroll saw, bor, cutter/ pahat dan  amplas.

Memindahkan Gambar pada Bahan

Memindah gambar disain dapat dilakukan antara lain dengan :
Menjiplak gambar dengan kertas tipis lalu ditempel pada bahan
Mengcopy gambar lalu ditempel pada bahan.

Memotong bahan sesuai gambar disain
Bahan yang telah bergambar dipotong menggunakan gergaji triplek atau scroll saw.

Membentuk
Setelah bahan dipotong sesuai gambar disain, hasil potongan dibentuk sesuai sampel / rancangan  dengan menggunakan cutter, pisau  raut atau pahat ukir.

Membuat Nat tempat kaca dan foto
Lengkah berikutnya adalah membuat nat tempat kaca dan foto dengan menggunakan cutter, pisau raut dan pahat ukir.
.
Mengukur dan memotong blok.
Setelah nat selesai dibuat, ukur panjang dan lebar lubang nat lalu dibuarkan blok dengan triplek 2mm atau karton. Setelah blok dipotong lalu dirangkai / dipasang pada pigura.

Finishing
Untuk finishing karya perhatikan uraian yang membahas finishing pada Bab III tentang finishing.


Keselamatan  kerja
Agar terhindar dari kecelakaan kerja , maka perlu perhatikan hal-hal berikut ini:


  • Pakailah pakaian kerja
  • Gunakan alat sesuai fungsinya
  • Pakailah masker debu saat mengamplas
  • Jangan bekerja sambil bermain
Reka Oles / Finishing Basis Air

Pengertian
Reka oles / finishing  basis air adalah tahap akhir dari serangkaian proses pembuatan barang sebelum dikemas dan dipasarkan dengan menggunakan bahan pencair berupa air.  Finishing ini sering menjadi pilihan karena relatif mudah, murah dan aman. Finishing memiliki fungsi dan tujuan antara lain :
Memperindah penampilan barang
Meningkatkan nilai jual barang
Menambah keawetan barang
Menutupi kecacatan bahan.

Bahan dan Alat
Bahan 
Bahan-bahan yang sering digunakan dalam  finishing basi air antara lain
Plamur tembok,
Plamur tembok adalah bahan untuk  menutupk retak kayu, sambungan yang kurang rapat dan pori-pori kayu. Plamur bisa dibeli di toko besi dalam bentuk kemasan plastik atau kaleng plastik. Bisa juga dengan mencampur semen putih dengan lem kayu dan air.
Cat Dasar
Pengecatan dasar perlu dilakukan agar hasil pengecatan akhir lebih maksimal. Bahan yang digunakan adalah cat tembok warna putih.
Pewarna
Bahan pewarna merupakan bahan utama dalam finishing , bisa menggunakan cat basis air buatan pabrik yang sudah  jadi atau  mencampur cat putih dengan biang warna  yang dikenal dengan cay Sandy.
Air
Bahan berupa air digunakan untuk mencairkan cat dan untuk mencuci kuas.
Aqualack.
Aqualack adalah bahan  berupa cairan warna putih yang berubah menjadi bening bila telah mengering. Bahan ini digunakan untuk melapisi cat agar lebih awet dan tahan goresan. Efek dari aplikasi bahan ini adalah cat akan lebih mengkilat.

Alat- alat
Alat-alat yang digunakan dalam proses finishing basis air antara lain :

Amplas
  Amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan benda kerja . Untuk jenis kayu lunak gunakan amplas waterproff no 380 atau 400
Kuas
  Kuas adalah alat yang digunakan untuk menorehkan warna. Dalam hal ini gunakan jenis kuas yang berbulu halus, misalnya kuas lukis.
Kain lap
  Kain lap adalah alat yang digunakan untuk membersihkan karya dari debu, menghapus kesalahan pengecatan dan membersihkan kuas setekah dicuci. Gunakan kain dari bahan katun yang mudah menyerap air.
Scrap
  Scrap adalah alat berupa plat logam yang diberi tangkai. Alat ini digunakan untuk menorehkan plamur pada permukaan kayu agar plamur masuk kedalam pori-pori kayu dengan baik.
Tempat air
  Ketersediakan tempar air dalam proses finishing basis air sangat penting. Tempat yang yang dibutuhkan ada dua, yaitu tempat air untuk mencuci kuas berupa ember dan tempat air bersih untuk mencairkab cat.
Palet / mangkok cat.
  Palet / mangkok cat digunakan untuk  tempat menampung cat yang siap digunakan. Tempat cat ini sebaiknya berupa tempat yang bisa ditutup agar sisa cat yang masih ada bisa lebih awet.

Langkah Kerja
Langkah Kerja :
  • Siapkan benda yang akan difinishing
  • Siapkan bahan dan alat
  • Haluskan benda kerja dengan amplas no 400
  • Tutup cacat kayu dan pori-pori kayu dengan plamur kayu, gunakan scrap atau kuas. Setelah itu dijemur hingga plamur kering
  • Haluskan plamur sampai halus, setelah itu dicat dasar  putih.
  • Siapkan adonan warna sesuai kebutuhan, torehkan warna pada benda kerja dengan kuas sesuai rancangan.
  • Angin-anginkan hingga cat setengah kering.
  • Ulangi pengecatan dengan arah  goresan melintang dari pengecatan pertama
  • Jemur hasil  pengecatan hingga kering.
  • Lapisi cat dengan aqualack  agar cat lebih awet dan kuat.
Silahkan, Langsung bisa di Praktekan dirumah..
Semoga Artikel ini Bermanfaat & Terimakasih sudah Mampir

1 comment: